Skip to content

KENALI TANDA-TANDA SHOCKBREAKER YANG HARUS DILAKUKAN PENGGANTIAN

  • by
shockbreaker

SHOCKBREAKER. Sistem suspensi ini memanglah sangat penting pada kendaraan dan komponen utama dari suspensi adalah shockbreaker atau shock absorber. Lalu kapan harus dilakukannya penggantian?

Yuk simak artikel berikut.

Shockbreaker ini mempunyai fungsi yaitu sebagai peredam guncangan, sehingga ketika berkendara akan terasa nyaman. Yang membuat mobil terasa aman dan nyaman jika melalui jalanan yang tidak rusak atau bergelombang. 

sparepart mobil

Dalam komponen shockbreaker ini mempunyai dua jenis yaitu antara lain shock absorber dan strut atau pada mobil modern ini biasanya shockbreaker pada roda belakang dan tipe strut ini berada pada bagian roda depan. Sedangkan perbedaan antara shockbreaker dan strut ini adalah rancangannya dimana strut dapat menyatukan peredam kejut dan pegas. Sedangkan shockbreaker ini hanya peredam kejut saja. 

Berapa lama usia pemakaian shockbreaker?

Pada keadaan yang normal biasanya mobil sering digunakan untuk sehari-hari, usia pemakaian shockbreaker ini yaitu 4 hingga 5 tahun. Namun ketika mobil jarang digunakan atau bahkan hanya digunakan pada saat melewati jalanan yang mulus maka usia pemakaiannya bisa mencapai 10 tahun. Sedangkan mobil yang sering melewati jalanan berlubang ini sering dikendarai dengan kecepatan tinggi di jalanan yang tidak merata maka usia pemakaiannya pun bisa lebih pendek atau bahkan hanya 3 tahun saja sudah harus diganti dengan yang baru.

Baca Juga : TIPS MEMILIH SPAREPART MOBIL

Tanda-tanda shockbreaker harus diganti dengan shockbreaker mobil yang baru yaitu sebagai berikut :

1.Mengeluarkan suara berisik dari kendaraan

shockbreaker avanza

Suara berisik ini biasanya berasal dari komponen suspensi belakang yang dapat menjadikan shockbreaker sudah tidak berfungsi baik lagi. Biasanya terdapat gejala ketika mobil berjalan dan muncul suara berisik seperti jeduk jeduk atau gluduk gluduk tergantung pendengarannya masing-masing. Ada beberapa kemungkinan mobil mengeluarkan bunyi itu berasal dari shockbreaker. Penyebab yang paling utama itu adalah antara lain karet support yang rusak, piston shockbreaker yang menyentuh dasar akibat dari oli yang bocor, rusaknya bushing lower arm ini tidak akan berfungsi dengan baik.

Sumber pada bunyi memang lah harus dipastikan penyebabnya dari mana, karena jika diluar shockbreaker masih ada komponen lain yang bisa jadi penyebab utamanya. Contohnya pada bush stabilizer yang mengalami keausan, ball joint pada lower arm yang sudah mengalami kerusakan, long tie rod atau tie rod sudah mulai mengalami goyangan, dan juga bushing lower arm yang sudah pecah. 

2.Mobil mulai tidak seimbang 

shockbreaker

Ketika mobil diletakan di lantai yang rata maka mobil menjadi miring , jarak antara ban dan spakbor tiap roda berbeda.Itulah salah satu tanda shockbreaker sudah harus diganti. Gejala seperti ini memang sangat mudah terlihat, sebab secara kasat mata nampak level mobil posisinya tidak rata atau miring ke salah satu sisinya. Untuk memastikannya adalah dengan memarkir mobil di tempat rata. Bila jarak antara ban dan spakbor di setiap roda berbeda-beda, itu tanda kalau ada salah satu shockbreaker yang lemah. 

Keadaan seperti ini biasanya terjadi akibat dari shockbreaker yang meredam hantaman keras berkali-kali. Kerusakan pada jalan yang pada umumnya terjadi hanya di lajur jalan sisi kiri saja, dan membuat kerusakan juga cenderung terjadi di shockbreaker pada sisi kiri mobil.     

3.Ban aus tidak merata 

shockbreaker mobil

Apabila ada salah satu ban yang kembangnya habis, sedangkan ban yang lain tidak maka itulah salah satu pertanda shockbreaker telah mengalami kerusakan. Gejala seperti ini pun bisa terlihat adalah keadaan pada ban keausan yang tidak rata. Ban aus ini bisa terjadi di sisi dalam atau luar. Bisa pada salah satu ban atau bahkan bisa sampai ke beberapa ban. Keausan pada ban ini terjadi dikarenakan lemahnya komponen shockbreaker atau setelan pada kaki-kaki keseluruhan yang tidak pas. Bagian dalam ban yang cepat aus ini, berarti pada posisi bawah ban cenderung ke arah luar atau dalam kondisi ini disebut dengan chamber negatif. Begitupun sebaliknya dengan kondisi chamber positif. Dalam melakukan pengecekan biasanya dilakukan dengan spooring, bila memang keausan ban sudah mencapai batas yang tidak wajar atau sangat parah, maka sebaiknya ban sekalian di ganti. 

4.Ayunan yang berlebihan 

shockbreaker mobil

Ayunan mobil yang terasa lembut dari biasanya,sehingga dapat mengurangi rasa percaya diri ketika mengemudi khususnya ketika menikung. Apabila anda melewati jalan yang bergelombang tiba-tiba mobil berayun kekiri dan ke kanan sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk kembali stabil.

5.Oli shockbreaker mengalami kebocoran

shockbreaker

Pada umumnya shockbreaker dengan fluida cair ini, akan lebih mudah dikenali keadaannya mana yang mengalami kerusakan dengan adanya rembesan oli yang keluar, yang berarti sudah ada kebocoran. Kebocoran pada shockbreaker memanglah sangat jelas terlihat dari fisiknya dimana ada cairan yang merembes dan biasanya ada kotoran yang menempel. Tentu saja pada kebocoran ini hanya terjadi pada jenis shockbreaker dengan fluida cairan atau oli. 

Kebocoran ini biasanya terjadi karena beragam sebab. Di antaranya adalah upper mounting yang tidak terpasang sempurna, membawa beban yang berlebihan, kotoran yang merobek karet seal, ban yang mengalami keausan sehingga mobil sulit menjaga keseimbangan ketika akan berbelok atau bahkan sampai memaksakan setir untuk berputar ketika akan berbelok. 

Berikut ini ada beberapa cara penggantian shock absorber yaitu sebagai berikut :

  1. Mendongkrak mobil yang akan melakukan penggantian per shock depan. Biar lebih mudah maka gunakan dongkrak buaya
  2. Kemudian buka rodanya dan gunakan kunci roda yang sesuai.Jika kedua roda tersebut sudah lepas, gunakan stand jack supaya beban dongkrak tidak terlalu berat dan juga supaya lebih aman. 
  3. Selanjutnya untuk membuka baut pengikat rem yang terhubung dengan shock absorber 
  4. Setelah baut lepas, lanjutkan ke bagian atas .Buka kap “hood” mesin dan lepas baut bagian atas.
  5. Barulah kita lepas shocknya
  6. Bila shock telah lepas dari tempatnya, mencoba untuk melepas spring dari shock. Lalu gunakan spring compression supaya kerjaan aman dan gunanya alat ini agar spring dapat dikendalikan supaya tidak terlepas. 
  7. Lepaskan baut pengikat spring di shock supaya dapat dilepaskan 
  8. Selanjutnya pasang spring baru yang kita inginkan supaya kenyamanan kendaraan kita makin mantap . 
  9. Lalu pasang kembali shock absorber ke mobil kesayangan kita
  10. Kemudian yang terakhir pasang kembali rodanya 

Itulah beberapa tanda-tanda shockbreaker harus diganti. Apabila tidak segera ditindaklanjuti, maka tingkat kenyamanan pada penumpang atau pengemudi menjadi berkurang atau tidak nyaman. Selain itu, kondisi shockbreaker yang kurang maksimal juga bisa berakibat buruk kepada keselamatan. Keselamatan itu nomor satu yang otolovers.

Bengkel Arum Sari melayani berbagai macam permasalahan pada kaki kaki mobil dari penggantian shockbreaker, perbaikan rack steer, perbaikan onderstel, perbaikan rem mobil, perbaikan shockbreaker mobil, yang pada intinya berhubungan dengan kaki-kaki mobil, Bengkel Arum Sari bisa menanganinya. Jangan lupa datang ke bengkel kami ya. Bengkel Spesialis Kaki Kaki Mobil. 

Baca Juga : Berbagai Macam Bunyi-bunyian di Kaki-kaki Mobil

Bengkel Arum Sari 

-Cepat-Tepat-Bergaransi-

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!